Senin, 24 November 2014

Preview Piala AFF Indonesia vs Filipina : Terbang Tinggi Garuda!

Zulham Zamrun Mesti Bawa Indonesia Raih Kemenangan Atas Filipina, Selasa (25/11/2014)

      Menang! Kata itulah yang pantas disematkan dan harus direalisasikan oleh skuat garuda saat berhadapan dengan Filipina dalam lanjutan fase Grup A Piala AFF 2014, Selasa, (25/11). Pelatih Indonesia, Alfred Riedl, juga menginstruksikan anak asuhnya agar tampil lepas untuk meraih kemenangan melawan The Azkals dan membuka peluang lolos ke semifinal.

Namun tidak mudah untuk meraih kemenangan melawan Filipina. Dalam beberapa tahun belakangan, tim asuhan Thomas Dooley menjelma menjadi salah satu Negara yang diperhitungkan di Asia Tenggara berkat program pemain naturalisasinya. Bahkan Filipina sukses lolos ke final AFC Challenge Cup 2014 sebelum akhirnya dikalahkan Palestina.

Fiipina merekrut beberapa pemain untuk dinaturalisasi dari beberapa Negara kuat Eropa, seperti dari Inggris (Younghusband bersaudara,  Robert James Gier, Mark Andrew Hartman, Curt-Jordan Dizeon dan Simon Clive Greatwich), Spanyol ( Tomas Angel Trigo, Juan Luis Guirado, dan Javier Patino), Italia ( Simone Rota dan Dennis Villanueva), Jerman ( Gelito Ott dan Patrick Reichelt). Selain itu ada beberapa pemain lagi hasil naturalisasi, Martin Steuble (Swiss), Misagh Bahadoran (Iran), Paul Mulders (Belanda), Jerrr Ruben Lucena (Denmark), Kenshiro Michael Daniel (Amerika), dan Daisuke Sato (Jepang).

Wartawan asal Filipina mengungkapkan alasan di balik program naturalisasi yang dilakukan federasi sepak bola Filipina. Hal itu dilakukan untuk menaikkan pamor sepak bola yang masih jauh tertinggal dibanding basket dan tinju di Negara itu. Program ini cukup menaikkan prestasi Fiipina, dari yang sebelumnya sering menjadi bulan-bulanan Negara lain di Piala AFF, kini Filipina menjadi kekuatan yang menakutkan. Itu bisa dilihat dari keberhasilan Filipina melaju ke semifinal Piala AFF di dua edisi terakhir.

Riedl pasti sudah mengetahui kelemahan dan kekuatan calon lawannya ini. Pelatih asal Austria ini mengatakan Filipina tidak mempunyai kekuatan fisik layaknya Vietnam. Sisi inilah yang akan dieksploitasi Zulham Zamrun dkk. demi meraih kemenangan perdana. Di kubu lain, pelatih Filipina yang juga mantan kapten timnas Amerika Serikat mewaspadai penyerang Indonesia yang disebutnya kuat. Mantan asisten Jurgen Klinsman di timnas Amerika ini juga merendah saat ditanya soal kemungkinan memetik kemenangan atas Indonesia.

Melihat hal-hal di atas, Indonesia patut waspada meskipun dalam rekor pertemuan kita belum pernah kalah dari Filipina. Dari 21 laga yang telah dipertandingkan, Indonesia meraih 19 kemenangan dan dua hasil imbang. Garuda harus menunjukkan karakter permainannya agar mampu meraih kemenangan dengan bermain umpan-umpan pendek dan mengandalkan kecepatan pemainnya. Hal itu yang belum terlihat saat Indonesia bersua Vietnam, Sabtu (22/11). Ayo garuda tunjukan permainan terbaikmu, terbang tinggilah garuda!

Indonesia (4-2-3-1)
Kurnia  Meiga, Zulkifli Syukur, M. Roby, Victor Iqbonefo, Rizki Ripora, Raphael Maitimo, Firman Utina ©, M.Ridwan, Boaz Solossa, Zulham Zamrun, Sergio Van Dijk.

Filipina ( 4-4-2 )
Patrick, Rota, Guirado, Aguinaldo, Daisuke, Bahadoran, Ott, Lucena, Steuble, Hartman, Philip.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar