![]() |
| Samsul Arif Selamatkan Indonesia Dari Kekalahan Atas Vietnam, Sabtu (22/11/2014) |
Perjuangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia di ajang Piala AFF 2014 yang diselenggarakan di Vietnam dan Singapura dimulai kemarin malam, Sabtu (22/11/2014). Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Filipina, dan Laos. Dilaga pertama Indonesia sudah harus berjibaku melawan juara Piala AFF 2008 sekaligus tuan rumah, yakni Vietnam di stadion My Dinh yang disaksikan kurang lebih 30 ribu pasang mata. Pelatih Indonesia, Alfred Riedl, menurunkan formasi 4-2-3-1 seperti yang sudah diperagakan olehnya di beberapa partai uji coba jelang Piala AFF 2014.
Laga yang dipimpin oleh wasit asal Jepang, M.Tojo, berjalan tidak seimbang. Tim asuhan Toshiya Miura lebih unggul dari segala aspek baik dari segi teknik, strategi dan fisik dibandingkan timnas. Dari awal pertandingan, Vietnam yang dimotori Nguyen Van Quyet dan Phamn Than Loung beberapa kali merepotkan lini pertahanan Indonesia yang digalang Zulkifly Syukur dkk. Baik lewat sisi kanan, kiri maupun tengah. Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan anak-anak Vietnam akhirnya berbuah hasil. Lewat tendangan sepak pojok yang gagal dihalau dengan sempurna oleh Serginho Van Dijk, bek Vietnam, Que Ngoc Hai berhasil menjebol gawang Kurnia Meiga di menit ke-11, skor sementara 1-0 untuk Vietnam.
Gol tersebut tidak mendapatkan reaksi yang bagus dari timnas, Vietnam masih menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali mengancam gawang Kurnia Meiga. Namun, pada menit ke-33, Zulham Zamrun mampu menyamakan skor bagi Indonesia setelah memanfaatkan kelengahan di barisan pertahanan Vietnam, skor pun berubah menjadi 1-1 dan betahan hingga peluit babak pertama dibunyikan. Pada babak kedua situasi tidak berubah, Vietnam masih menguasai jalannya pertandingan, ditambah dengan masuknya topskor sepanjang masa Vietnam, Lee Cong Vinh pada menit ke-55 menggantikan Nguyen Hai Anh. Pergantian itu terbutki membuahkan hasil pada menit ke-68,
Vietnam kembali unggul 2-1 lewat gol yang dicetak Lee Cong Vinh. Masuknya Firman Utina yang menggantikan Manahati Lestusen di menit ke-76 menghidupkan kreativitas di lini tengah tim Garuda. Indonesia akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol yang dicetak Samsul Arif memanfaatkan kesalahan yang dilakukan kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh. Skor 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Dari pertandingan ini bisa diberi kesimpulan, terlihat jelas Vietnam mampu tampil lebih baik dibandingkan Indonesia, walaupun dari segi skor seimbang. Hal itu dikarenakan masa persiapan yang dilakukan mereka lebih lama dibanding timnas Indonesia. Tim asuhan Miura ini sudah mengadakan pelatnas sejak dua bulan yang lalu dan diselingi dengan beberapa uji coba melawan Hongkong, Palestina dan Malaysia. Bandingkan dengan timnas kita yang baru full team seminggu sebelum keberangkatan ke Vietnam.
Hal itu tidak bisa dibohongi, para pemain kita terlihat belum padu satu sama lain dan merasa kelelahan di lapangan karena kurangnya waktu bagi mereka untuk beristirahat setelah Liga Super Indonesia (LSI) baru saja rampung pada tujuh November yang lalu. Tapi kurangnya masa persiapan itu tidak boleh dijadikan alasan, Indonesia tetaplah negara yang dihuni pemain-pemain berkualitas seperti Boaz Solossa, Zulham Zamrun, Firman Utina, dll. Masih ada dua pertandingan tersisa di Grup A yang harus dilakoni timnas, yakni melawan Filipina (25/11) dan Laos (28/11). Indonesia mesti memenangkan kedua laga tersebut bila ingin lolos ke semifinal.
Filipina adalah lawan selanjutnya bagi timnas. The Azkals julukan dari Filipina dihuni oleh 20 pemain naturalisasi dari 22 pemain yang dibawa ke ajang dua tahunan ini. Beberapa di antaranya bermain di liga top Eropa, seperti Eredivisie, Bundesliga 2, dll. Jangan lupakan satu kontestan lagi di Grup A, Laos. Negara ini sempat menahan imbang Indonesia 2-2 di Piala AFF 2012. Namun dari rekor pertemuan Indonesia dengan kedua tim, jelas Indonesia jauh lebih unggul.
Hal itu bisa menjadi pegangan bagi timnas, tapi Indonesia jangan terlalu berharap dengan rekor pertemuan tersebut, diharapkan timnas Indonesia mampu menampilkan permainan yang jauh lebih baik dibandingkan pertandingan pertama melawan Vietnam dan ujung-ujungnya timnas mampu menorehkan kemenangan di dua laga tersebut serta lolos ke semifinal. Terbanglah tinggi Garudaku! Gapailah gelar Piala AFF pertama bagi bumi pertiwi tercinta!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar